L

Mengenai Huruf Q yang Membuat Saya Reserved Banyak Domain


Bismillahirrohmanirrohim


Property of Lukmanul Hakim Watermark V2

Nama saya Lukmanul Hakim, sejak awal di Akta Kelahiran saya tertulis nama Luqmanul Hakim, hingga pada akhirnya saya ubah secara resmi menjadi Lukmanul Hakim. Alasannya simple saja, karena sejak sekolah bahkan sampai terbit ijazah, nama saya tertulis Lukmanul Hakim, bukan Luqmanul Hakim.

Kalau Anda perhatikan, pembedanya cuma huruf “K” dan “Q” saja kan ?

Saya bahkan sempat menuliskan artikel pembahasan mendalam mengenai itu disini.

Secara lisan/pelafalan memang antara Lukmanul Hakim dan Luqmanul Hakim sama saja, tapi dalam administrasi resmi, satu huruf pun itu sensitif, atau istilahnya Case Sensitive.

Dulu, saya merasa tidak jelas bagaimana harusnya saya menuliskan nama saya, sampai pada suatu saat saya direkomendasikan untuk mengikuti ijazah saja, sehingga saya sejak kecil selalu menggunakan nama Lukmanul Hakim, bukannya Luqmanul Hakim yang sama seperti di akta kelahiran.

Kesalahan guru saya ketika menuliskan nama saya di ijazah itu sudah membuktikan kalau nama saya ini familiar ditulis menggunakan huruf “K”, bukannya menggunakan huruf “Q”.

Benar saja, ketika saya menikah, saya dihadapkan pada dua pilihan, mengikuti ijazah atau akta kelahiran ?, dengan catatan bahwa ijazah tidak bisa direvisi, sedangkkan akta kelahiran bisa direvisi.

Saya pun memilih mengikuti ijazah saja, dan sekarang pun akta kelahiran saya sudah saya revisi. Secara dokumen resmi sudah selaras/sama.

Sejak saya merevisi akta kelahiran saya itu saya sudah tidak bimbang lagi mengenai penulisan nama saya.

Dulu sih saya bingung, kadang Luqmanul Hakim, kadang Lukmanul Hakim 😀

Kalau untuk form resmi saya pasti menulis Lukmanul Hakaim, kecuali dalam form tidak resmi maka saya bebas saja mau nulis Luqmanul Hakim, Luqman AL-Hakim, Lukman AL-Hakim, Lukmanul Hakim, bahkan Luckmanul Hackim 😀

Tapi itu dulu, sekarang sudah tidak lagi, saya sudah dewasa, sudah tidak main-main lagi soal nama. Karena mau itu resmi atau tidak, serius atau tidak, orang lain akan menganggap itu resmi dan serius.

Nah saat saya membangun blog saya ini, saya mengalami kebimbangan itu, hingga akhirnya saya memutuskan untuk mereserved dua domain sekaligus yakni menggunakan “K” dan “Q”.

Seperti misalnya domain blog yang sedang Anda akses ini adalah lukmanulhakim.id, tapi blog ini memiliki domain alternatif lain yakni luqmanulhakim.id. Uniknya, setahun berselang setelah saya mendaftarkan domain lukmanulhakim.id, ternyata domain luqmanulhakim.id masih berstatus available alias tidak ada yang mendaftarkannya, dari situ saya pun berfikir, ada apa sih dengan huruf “Q” ini ?, kok gk laku ?

Dampak dari masalah huruf “K” dan “Q” ini adalah pemborosan biaya ketika saya mendaftarkan domain menggunakan nama saya, dan keribetan lainnya ketika saya membuat subdomain dan email address.

Setidaknya itu dulu sebelum akta kelahiran saya direvisi, kedepannya saya akan efisiensi, memilih satu saja yakni yang menggunakan huruf “K”, karena itu resmi untuk saya, kan kasihan orang yang memang resminya menggunakan nama seperti saya tapi pakai huruf “Q” juga pengen punya domain yang sesuai namanya. Kalau pun nanti domain yang saya lepas itu didaftarkan oleh orang lain dan dibangun sebuah website menggunakan domain tersebut, ya itu wajar saja, toh blog saya ini punya karakternya sendiri, kalau pengunjung ternyata mengunjungi domain yang dulu menjadi alias blog saya ini, maka pengunjung pasti sadar bahwa itu bukan blog saya.

Powered by Dewaweb


Protected by DMCA ! Protected by Premium Copyscape !

Hi, Bagaimana Menurut Anda ?


Jadilah Pembaca yang Baik dengan cara meninggalkan Komentar pada setiap Artikel Bermanfaat yang sudah dibaca (•‿•)


Komentar adalah salah satu Faktor Penyemangat bagi seorang Blogger, termasuk juga saya. Sebagai bukti bahwa saya tidak sendirian disini, mengingat ada banyak sekali Viewer (Pembaca) Artikel di Blog saya ini. Tolong, jangan pergi begitu saja.


Tinggalkan Komentar Anda disini meskipun hanya sekedar menyapa saya, mari kita bangun Forum Diskusi di Kolom Komentar pada setiap Artikel di Blog ini.


Oleh karena itu, saya sudah menyediakan Fasilitas Comment System terbaik saat ini yakni Disqus Comments System untuk membangun Komunitas Komentator yang lebih Advanced lagi, tidak diperlukan Account Disqus untuk bisa berkomentar disini, Anda cukup memasukkan Nama dan Email saja, tapi saya sarankan untuk memiliki Account Disqus jika Anda sering berkomentar di banyak Blog yang menggunakan Disqus Comment System.

Mungkin Anda juga menyukai


Disqus Comments



×
SSL Verified