L

Cara Terbaik dan Aman Memasang HID Projector yang Bisa AHO (Automatic Ligh On) Sehingga Aki Jadi Awet


Bismillahirrohmanirrohim


The Owl HID Projector by Lukmanul Hakim

HID Projector atau Projie adalah gabungan dari dua Komponen yakni HID (High-intensity discharge) Lamp dan Projector. HID Lamp memerlukan Ballast untuk bisa menyala, Ballast berfungsi untuk memboost Voltage dan Current sesuai dengan kebutuhan HID Lamp (Bohlam HID) untuk bisa menyala, dan itu Ribuan Volt !

Sedangkan Projector adalah Perangkat Opsional tapi menjadi Wajib digunakan karena Intensitas Lampu HID yang sangat terang, sebenarnya Lampu LED pun bisa dikatakan Wajib menggunakan Projector, karena Halogen, HID, LED itu hanyalah Sumber Cahaya saja, sedangkan Perangkat untuk mengolah Cahaya yang dihasilkan tersebut adalah Reflektor atau Projector, saat ini produsen Sepeda Motor masih suka sekali menggunakan Reflektor, padahal sudah menggunakan LED berwarna Putih yang sangat terang, yang seharusnya menggunakan Projector.

Memang aneh, Motor yang menggunakan Lampu Halogen justru menggunakan Projector (Honda Scoopy), sedangkan Motor yang menggunakan LED justru menggunakan Reflektor (Honda Vario). Praktiknya meskipun Honda Scoopy yang sudah menggunakan Projector lalu Lampu Halogen-nya diganti menjadi HID atau LED, juga tidak optimal karena Projector OEM Honda untuk Scoopy itu tidak Optimal dalam hal Cut Off dan masih terdapat Refleksi cahaya yang dapat menyilaukan pengendara lawan arah.

Projector berfungsi untuk memfokuskan cahaya, sehingga cahaya yang dihasilkan oleh HID tidak sia-sia, diolah dengan baik dan benar, jauh ke depan, melebar luas ke samping, tapi tidak mengganggu pengendara lawan arah karena memberikan proteksi berupa Cut Off agar pengendara lawan arah tidak silau. Ini yang tidak kita dapatkan pada Motor yang menggunakan LED saja (yang menggunakan Reflektor).

Jangan salah, kedepannya HID Projector mungkin saja ditinggalkan dan beralih ke LED Projector, karena HID memiliki banyak kekurangan dibandingkan LED, namun LED juga memiliki kekurangan dibandingkan HID. Tapi yang jelas LED bisa mengimbangi bahkan mengalahkan Intensitas Cahaya yang dihasilkan HID dengan penggunaan Daya Listrik yang lebih sedikit.

Pada Artikel ini saya akan berbagi Wiring Diagram pemasangan HID Projector yang lebih aman dan bisa memungkinkan kita untuk menerapkan AHO (Automatic Headlight On) pada Headlight yang menggunakan PWM (Pulse-width Modulation) seperti pada Honda Vario 125i.

 

Apa yang tidak aman dari HID Projector ?

Rotax 912 ULS starter relay with and without free wheel diode. 12V applied on the starter relay coil, with and without free wheel diode. It was used a 1N4007 Diode. Coil current around 1.4A. 12V aplicados na bobina de comando de um relé de partida de um motor Rotax 912 ULS, com e sem diodo de roda livre. Foi utilizado o diodo 1N4007. Corrente na bobina em torno de 1,4A.

Sebenarnya HID-nya tidak termasuk dalam masalah keamanan disini, tapi lebih kepada Projector Kit-nya, yakni pada Selenoid Cut Off yang menggunakan Kumparan Magnetik untuk mengaktifkan fungsi Cut Off tersebut dari Low Beam menjadi Hi Beam. Penggunaan Magnetic Coil lainnya adalah pada Relay yang digunakan pada Rangkaian Projector Harness.

Masalah keamanan itu adalah Tegangan Tinggi Timbal Balik yang dihasilkan oleh Magnetic Coil saat selesai digunakan, dan untuk mengatasinya kita bisa menggunakan Teknik Freewheeling Diode. Ini jarang sekali atau bahkan tidak pernah disinggung oleh Blogger Otomotif yang membahas Kelistrikan yang menggunakan Relay, bahkan pada pemasangan Alarm Motor yang harus diakali pakai Relay juga semestinya menggunakan Freewheeling Diode.

Padahal Relay itu sesungguhnya memerlukan Proteksi, yakni menggunakan Dioda dengan teknik Freewheeling Diode.

 

AHO (Automatic Headlight On)

AHO menjadi tidak memungkinkan pada Vario 125i atau Motor lain yang menggunakan PWM pada Wiring AHO-nya (Kabel Hijau – Orange). Dikarenakan HID Ballast tidak bisa menggunakan Sumber Listrik PWM, harus Analog DC, jika Ballas dipasang pada Sumber Listri PWM, maka HID akan terjadi yang namanya Flickering. Selain Ballast, Relay juga tidak bisa menggunakan Sumber Listrik PWM, karena akan On-Off-On-Off tanpa henti yang pada akhirnya akan merusak Relay itu sendiri.

Gelombang Sinyal Listrik dari PWM itu adalah Sinyal Kotak On-Off-On-Off dalam kecepan Tinggi yang disebut Duty Cycle.

PWM Wave via www.arduino.cc

PWM Wave via www.arduino.cc

Maka untuk merealisasikan AHO pada HID Projector kita memerlukan RC Low Pass atau bisa juga menggunakan Capasitor Bank.

 

Video Demonstrasi PWM to Analog dengan Capasitor Bank

Mengubah sinyal Digital PWM menjadi Anlog DC

Jika tidak bisa diputar, langsung saja klik disini untuk memutar Video diatas langsung di YouTube baik di Desktop maupun Smartphone.

 

Anda juga bisa menggunakan Error Canceller untuk penggunaan yang PnP (Plug and Play).

HID Error Canceller

HID Error Canceller

Alasan kenapa Alat itu disebut Error Canceller adalah pada Mobil Eropa yang menggunakan PWM sebagai Sumber Listrik Headlight-nya ketika dipasang HID Projector akan menyebabkan Error yang menyatakan bahwa Bohlam Lampu Utama tidak terpasang di Dashboard Mobil.

 

Wiring Diagram

Untuk mempermudah Project ini, berikut adalah Diagram yang saya buat (Optimasi) berdasarkan Diagram Wiring HID Projector yang sudah ada sebelumnya:

HID Projector Wiring Optimized for Vario 125i

HID Projector Wiring Optimized for Vario 125i

Anda hanya memerlukan Dioda untuk menerapkan Freewheeling Diode, Resistor dan Capasitor untuk menerapkan PWM to Analog agar HID Projector bisa diterapkan pada Sepeda Motor bahkan Mobil yang menggunakan PWM pada Sumber Listrik Headlight-nya.


Protected by DMCA ! Protected by Premium Copyscape !

Hi, Bagaimana Menurut Anda ?


Jadilah Pembaca yang Baik dengan cara meninggalkan Komentar pada setiap Artikel Bermanfaat yang sudah dibaca (•‿•)


Komentar adalah salah satu Faktor Penyemangat bagi seorang Blogger, termasuk juga saya. Sebagai bukti bahwa saya tidak sendirian disini, mengingat ada banyak sekali Viewer (Pembaca) Artikel di Blog saya ini. Tolong, jangan pergi begitu saja.


Tinggalkan Komentar Anda disini meskipun hanya sekedar menyapa saya, mari kita bangun Forum Diskusi di Kolom Komentar pada setiap Artikel di Blog ini.


Oleh karena itu, saya sudah menyediakan Fasilitas Comment System terbaik saat ini yakni Disqus Comments System untuk membangun Komunitas Komentator yang lebih Advanced lagi, tidak diperlukan Account Disqus untuk bisa berkomentar disini, Anda cukup memasukkan Nama dan Email saja, tapi saya sarankan untuk memiliki Account Disqus jika Anda sering berkomentar di banyak Blog yang menggunakan Disqus Comment System.

Mungkin Anda juga menyukai



Facebook Comments



Disqus Comments



×
SSL Verified