L

Kondisi Busi NGK Iridium CPR7EAIX-9 Setelah Penggunaan 20.000 KM atau 2 Tahun


Bismillahirrohmanirrohim


NGK Iridium IX

Busi NGK Iridium IX adalah Busi Favorite saya selain Denso Iridium Power, karena NGK lebih variatif dalam hal varian desain busi, dalam hal ini NGK menyediakan varian Projected Insulator pada lini Busi Iridium khusus Sepeda Motor produksinya.

Berbeda dengan Denso Iridium Power yang hanya tersedia jenis Non-projected Inslulator pada varian IU Series produksinya.

Busi OEM Sepeda Motor Honda Old Vario 125i saya adalah NGK CPR7EA-9 yang kemudian oleh AHM direvisi menjadi CPR8EA-9, hingga finalnya CPR9EA-9. Perbedaannya hanya pada angka Heat Range.

Tapi saya tetap memilih menggunakan Heat Range 7 karena Heat Range tersebut adalah standard utama mesin motor saya ini yang saya baca di Buku Manual Service/Reparasi-nya. Hasilnya, motor saya tidak mau “Minum” bensin RON (Research Octane Number) 90 ke bawah, maunya 92 ke atas :D, artinya Engine Managemen berubah.

Soalnya, alasan pihak ATPM mengubah Heat Range Busi menjadi sangat dingin agar mesin bisa dipaksa “Minum” bensin dengan RON dibawah 92 (90 – 88)

Oleh karena itu, untuk upgrade ke Busi Iridium, maka saya memilih NGK Iridium IX CPR7EAIX-9 yang notabene adalah varian Projected Insulator. Bukan Denso Iridium Power IU-22 karena Non-projected Insulator.

Saya sangat memperhatikan detail sampai ke jenis desain Insulator karena saya tau bedanya 😀

Banyak yang mengalami ketika menggunakan Busi Non-projected Insulator justru mendapati kondisi busi hitam legam, banyak sekali terdapat Dry Carbon Fouling pada busi. Hal itu terjadi karena motor lebih sering beroperasi di suhu rendah dan rpm rendah. Mengingat untuk melakukan Self-cleaning, busi memerlukan suhu tertentu.

Karena itulah busi Projected Insulator lebih bersih di semua rentang rpm, khususnya rpm rendah, soalnya saya tidak mau kebut-kebutan cuma agar busi bisa bersih-bersih (Self-cleaning) di rpm tinggi.

Lagipula, mesin motor saya sudah ditentukan oleh Enginer-nya menggunakan busi projected insulator, saya tidak mau nyeleneh dan sembarangan melakukan subtitusi part.

Disini saya tidak bermaksud menjelek-jelekkan Busi Iridium Power dari Denso, karena faktanya memang demikian hingga saat artikel ini saya terbitkan, mereka tidak memberikan opsi Projected Insulator, hanya sebatas Slant Ground Electrode pada varian IU-A.

Semoga dengan komplain colongan saya ini, pihak Denso kedepannya memproduksi varian IU-P (Projected Insulator) 😀

Soalnya saya tidak seperti pengguna motor lain yang percaya saja ketika pedagang bilang “Sama saja”. Bahkan saya tau kalau Denso Iridium Power idealnya cuma 15.000 KM. Artinya saya juga tidak mudah percaya apa omongan marketing 😀

Saya maklum, karena Denso Iridium Power sudah 0.4 mm Center Electrode, yang selain sebagai kelebihan di sektor fokus pengapian, juga menjadi kekurangan di sektor masa pakai.

Alasan itu juga yang menyebabkan saya memilih NGK yang yah cuma 0.6 mm Center Electrode, tapi bisa lebih awet digunakan. Teorinya adalah 40.000 Miles atau 64373,76 KM. Entahlah apakah itu adalah masa pakai ideal hingga busi mengalami penurunan performa atau sampai busi dinyatakan tewas.

Buka halaman selanjutnya untuk melihat foto kondisi busi setelah pemakaian 2 Tahun atau 20.000 KM.

Powered by Dewaweb


Protected by DMCA ! Protected by Premium Copyscape !

Hi, Bagaimana Menurut Anda ?


Jadilah Pembaca yang Baik dengan cara meninggalkan Komentar pada setiap Artikel Bermanfaat yang sudah dibaca (•‿•)


Komentar adalah salah satu Faktor Penyemangat bagi seorang Blogger, termasuk juga saya. Sebagai bukti bahwa saya tidak sendirian disini, mengingat ada banyak sekali Viewer (Pembaca) Artikel di Blog saya ini. Tolong, jangan pergi begitu saja.


Tinggalkan Komentar Anda disini meskipun hanya sekedar menyapa saya, mari kita bangun Forum Diskusi di Kolom Komentar pada setiap Artikel di Blog ini.


Oleh karena itu, saya sudah menyediakan Fasilitas Comment System terbaik saat ini yakni Disqus Comments System untuk membangun Komunitas Komentator yang lebih Advanced lagi, tidak diperlukan Account Disqus untuk bisa berkomentar disini, Anda cukup memasukkan Nama dan Email saja, tapi saya sarankan untuk memiliki Account Disqus jika Anda sering berkomentar di banyak Blog yang menggunakan Disqus Comment System.

Mungkin Anda juga menyukai


Disqus Comments



×
SSL Verified