L

Begini Ternyata Ketika Alarm Sepeda Motor Rusak !


Bismillahirrohmanirrohim


MP Alarm: Module Zoom In

Sebelumnya sudah saya umumkan tewasnya MP Alarm 2 Way yang sudah 2 Tahun saya gunakan itu 🙁

Saya pun mengalami sensasi-sensasi aneh setelah sepeda motor saya secara teknis sudah tidak diproteksi oleh alarm system lagi !

Selama saya menggunakan alarm pada sepeda motor saya, rasa cemas sama sekali tidak ada ketika motor saya diparkir di depan rumah karena kalau ada apa-apa dia akan “Teriak” sendiri 😀

Nah ketika alarm rusak, saya merasakan kecemasan yang dulu sudah lama hilang itu 🙁

Bawaannya pengen selalu memasukkan motor ke dalam garasi saja, khususnya ketika tidur siang 😀

 

Maklumlah sob, motor saya kan ganteng, meski tidak seganteng saya sebagai pemiliknya, karena saya tidak mengorbankan diri saya cuma untuk modifikasi motor 😀

 

Tidak Akan Pakai 2 Way System Lagi

Saya juga sudah membuktikan bahwa alarm merk MP 2 Way System itu cuma bertahan kurang lebih 2 tahun saja di motor saya !

Dan itu kurang lama sob, masih lebih lama merk Vinyx yang bisa lebih dari 2 Tahun !

Meski Vinyx hanya 1 Way System.

Bagi yang belum tau, maksud dari 2 Way System adalah ketika alarm berbunyi, maka remote yang ada pada kita juga ikut berbunyi dan disertai getaran.

Sedangkan 1 Way System hanya alarm yang berbunyi, remote diam membisu 😀

Hal itu menyebabkan remote master 2 way system juga cepat rusak, apalagi versi remote master yang saya gunakan tidaklah waterproof.

 

Maka dari itu saya tidak akan menggunakan 2 Way System lagi, selain karena harganya mahal, fitur 2 Way System yang tidak sepadan, dan tidak saya butuhkan (Useless), ya karena tidak awet.

 

Alarm Berbeda Merek tapi Wiring Tetap Sama

Dari pengamatan yang saya lakukan, meskipun berbeda merek, asalkan sama-sama alarm yang menggunakan remote, maka wiring-nya ternyata sama saja.

Sehingga meski ganti merek, kita masih bisa menggunakan instalasi wiring sebelumnya, tidak perlu ada perombakan, kecuali mungkin mengganti relay jika sudah aus.

 

Amankah Menggunakan Motor Tanpa Modul Alarm yang Terpasang ?

Aman sob !

Karena modul alarm itu sejatinya hanyalah menjamper saja pada kabel bersangkutan, tidak menggantikan alur kabel.

Tapi uniknya jika kabel positif dan negatif dari wiring harness alarm kita lepaskan dari aki, maka electric starter menjadi tidak berfungsi lagi 😀

Jadi ketika modul alarm rusak, motor masih bisa digunakan tanpa masalah apa pun meskipun modul alarm kita lepaskan dari soket-nya.

 

Mempertimbangkan Alarm System Lain

Sebenarnya ada banyak alarm system lain sob di pasaran saat ini, terakhir saya cek sudah ada yang menggunakan kode kombinasi lampu di motor.

Jadi ketika kita switch kunci kontak ke posisi on, kelistrikan bisa menyala dengan normal, hanya saja electric starter dan kick starter tidak berfungsi sama sekali.

Untuk mengaktifkannya ?

Cukup lakukan kombinasi lampu motor, misalnya: Lampu Sign Kiri, lalu Sign Kanan secara berurutan.

Maka mesin pun bisa dihidupkan karena fungsi starter sudah aktif.

Tapi ini tidak mencegah motor dari pencurian dengan cara motor didorong, karena tidak ada alarm berupa sirene.

Dan tidak bisa mengantisipasi pembegalan karena tidak ada fungsi remote yang notabene memiliki kemampuan engine cut off jarak jauh.

 

Alhasil, opsi terbaik buat saya tetap alarm system yang menggunakan sensor getar dan remote. Hanya saja saya kapok menggunakan 2 Way System, sehingga saya cukup menggunakan 1 Way System.

Harga 1 Way Alarm System juga jauh lebih murah sob 😀

 

Alasan Lebih Memilih 1 Way Alarm System

Berdasarkan pengalaman saya, berikut yang saya pertimbangkan untuk tidak menggunakan 2 Way System lagi dan beralih ke 1 Way System:

Jarak Remote ke Motor Masih Memungkinkan Mendengar Sirene Alarm dari Motor

Ya, jarak remote ke motor menurut saya termasuk pendek ya, tidak sesuai klaim pihak penjual, sehingga saya mengalami dan memastikan bahwa 2 Way System ini useless !

Buat apa remote alarm berbunyi dan bergetar jika toh saya bisa dengar bunyi alarm motor yang terparkir di teras rumah ?

Dan ketika saya menjauh dari motor sampai alarm di motor tidak terdengar lagi justru malah remote tidak bereaksi apa pun ketika alarm di motor berbunyi karena sinyal sudah terputus !

Jadi fungsi 2 Way System ini maaf saja, lebih cocok untuk orang yang bermasalah pada pendengaran/telinga-nya, karena pada jarak cakupan remote pada modul saja tidak mendengar bunyi alarm di motor 😀

Bukankah ada kondisi dimana meski jarak dekat tapi suara tidak terdengar karena kita berada dalam ruangan tertutup ?

Sob, sinyal juga terpengaruh pada ruangan tertutup loh, artinya jika kita berada di ruangan tertutup sampai suara alarm di motor tidak terdengar lagi, maka remote juga tidak bereaksi karena sinyal terputus.

Lingkungan Sensitif dengan Maling Motor, Maka dari Itu Mereka Sigap Mengambil Tindakan

Maksud dari 2 Way System ini kan jika alarm di motor berbunyi, maka kita bisa cepat ke posisi dimana motor diletakkan untuk menggagalkan aksi pencurian.

Tapi saya sih tenang saja karena yang namanya maling motor itu sangat dibenci oleh masyarakat, bahkan bisa saja dibakar masa loh sob, tidak cukup dihajar sampai babak belur !

Maka ketika alarm aktif memang karena ulah maling, maka masyarakat akan memergokinya secara langsung karena motor yang alarm-nya berbunyi akan menyita perhatian masyarakat sekitar, tentu saja maling motor akan panik dan kabur.

Meskipun kita tidak mendengar bahwa alarm motor kita berbunyi karena ulah maling motor, tapi motor kita gagal dicuri karena maling motor kabur duluan atau ditangkap masyarakat 😀

 

Kekurangan Alarm System dengan Sensor Getar

Ketika orang dibohingi, maka selanjutnya tidak akan percaya lagi !

Nah itu yang menjadi kelemahan alarm system yang menggunakan sensor getar, karena sering sekali terjadi Flase Alarm !

Anda pasti tau, yang namanya getar itu sangat umum, bahkan ada sepeda motor berknalpot racing lewat pun sudah bisa dipastikan alarm yang menggunakan sensor getar akan aktif, apalagi sensor getar pada motor dengan sensitivitas paling rendah pun tetap akan mengaktifkan alarm dengan getaran yang kecil.

 

Solusinya ?

Jangan pasang modul alarm menggunakan double tape/mounting tape ke body motor, tapi ikatkan saja menggunakan cable ties ke batang rangka atau cable harness motor yang ada di bagian leher motor.

Hal itu akan mengurangi sensitivitas getar, karena body motor adalah penghantar getaran yang paling baik, dan justru memperbesar getaran yang diterima.


Protected by DMCA ! Protected by Premium Copyscape !

Hi, Bagaimana Menurut Anda ?


Jadilah Pembaca yang Baik dengan cara meninggalkan Komentar pada setiap Artikel Bermanfaat yang sudah dibaca (•‿•)


Komentar adalah salah satu Faktor Penyemangat bagi seorang Blogger, termasuk juga saya. Sebagai bukti bahwa saya tidak sendirian disini, mengingat ada banyak sekali Viewer (Pembaca) Artikel di Blog saya ini. Tolong, jangan pergi begitu saja.


Tinggalkan Komentar Anda disini meskipun hanya sekedar menyapa saya, mari kita bangun Forum Diskusi di Kolom Komentar pada setiap Artikel di Blog ini.


Oleh karena itu, saya sudah menyediakan Fasilitas Comment System terbaik saat ini yakni Disqus Comments System untuk membangun Komunitas Komentator yang lebih Advanced lagi, tidak diperlukan Account Disqus untuk bisa berkomentar disini, Anda cukup memasukkan Nama dan Email saja, tapi saya sarankan untuk memiliki Account Disqus jika Anda sering berkomentar di banyak Blog yang menggunakan Disqus Comment System.

Mungkin Anda juga menyukai



Facebook Comments



Disqus Comments



×
SSL Verified