L

Cara Mudah Mengatasi Drat Baut Gardan Motor Matic yang Rusak


Bismillahirrohmanirrohim


Drat Lubang Pengisian Oli Gardan Rusak

Meski sebelumnya saya sudah pernah share mengenai kelebihan gardan motor matic Honda disini, tapi tidak ada yang sempurna, ada aja kekurangannya.

Kekurangannya apa lagi kalau bukan resiko drat yang dol atau rontok atau slek karena overtorque/terlalu kencang mengencangkan baut 😀

Asal tau saja, yang ngalamin masalah ini ada banyaaak sekali 😀

Karena secara bahan memang level hardness-nya berbeda, lubang bautnya terbuat dari aluminium casting sedangkan bautnya terbuat dari stainless steel (baja tahan karat), maka tentu saja, drat di lubang bautnya yang akan rontok ketika keduanya diadu terlalu kuat.

 

Kenapa Tidak Pakai Baut Plastik Saja Sih ?

Sempat terpikir oleh saya, sebenarnya secara teori, bautnya bisa saja menggunakan bahan plastik yang tahan panas dan keras, seperti yang digunakan motor matic dari pabrikan Yamaha dan Suzuki, meskipun posisi lubangnya di samping.

Kenapa saya terpikir seperti itu ?

Karena dua pabrikan di atas sudah mempraktekkannya !

Bahkan, coba lihat sendiri bahan yang digunakann pada dipstick tutup oli mesin, plastik kan ?, nah 😀

Jika saja bahan atau material bautnya berbahan plastik tahan panas dan kuat, maka ketika kita secara tidak sengaja mengencangkan baut terlalu kencang, maka drat pada baut plastik itu yang bakalan rusak, sedangkan drat yang ada pada lubang bautnya tidak rusak.

 

Tips Pencegahan

Sebenarnya ada solusi lain (selain pakai baut plastik), yakni menerapkan Seal Tape yang biasa digunakan untuk memasang kran air ke ulir atau udrat bautnya.

Tujuan itu dilakukan agar menghindari metal to metal contact, karena setiap kali kita mengencangkan baut, akan terjadi gesekan metal to metal contact yang pada akhirnya akan mengikis drat pada lubang baut pengisian oli gardan, lama-lama akan rontok juga meski tidak dikencangkan terlalu kencang.

Saya pribadi punya masalah pada drat baut pengisian oli gardan ini karena sebelumnya jadi terlalu sering gonta-ganti oli gardan untuk keperluan riset 😀

Hasilnya disini dan dissini. Oh ya, mengenai istilah “Gardan” bisa dibaca juga disini.

 

Selain itu seal tape juga akan memberikan sensasi lebih kencang karena lapisannya yang cukup tebal membuat baut lebih sesak di lubangnya, sehingga kita tidak akan berlebihan ketika mengencangkan baut. Anda yang pernah memasang kran air pasti paham lah, kita bisa menyesuaikan putaran untuk mengencangkan kran cukup dengan mengatur ketebalan gulungan seal tape pada kran air 😀

Dan, tentu saja sesuai namanya, menggunakan seal tape pada drat baut akan mencegah kebocoran oli melalui ulir baut, sehingga kita tidak cuma bergantung pada ring washer tembaga yang ada pada baut.

Maka bisa dikatakan, menggunakan seal tape pada ulir baut adalah tindakan pencegahan dari resiko terjadinya kerusakan pada drat lubang baut pengisian oli gardan.

Kalau ditanya apakah tahan panas atau tidak, maka umumnya seal tape dibuat dari bahan teflon yang kita tau sendiri, ya tahan panas.

 

Lubang Pengisian Oli Gardan Rusak

Saya sudah 2x mengalami rontoknya drat lubang pengisian oli gardan 😀

Pertamakali terjadi saya langsung overhaul gearbox, lalu melakukan tindakan oversize pada lubang baut, makanya lubang pengisian oli gardan motor saya lebih besar dari standarnya.

Nah kemaren kejadian itu terulang kembali 🙁

Bahkan lebih parah dari sebelumnya, yakni terjadi keretakan !

 

Saya pun berniat melakukan tindakan seperti sebelumnya, tapi saya kemudian terpikirkan sebuah solusi, hanya karena sebuah seal tape kran air 😀

Secara teori, tanpa seal tape, maka oli akan mengalir merembes dari sela-sela drat baut, makanya standardnya menggunakan ring washer tembaga sebagai seal, kan ?, maka, kenapa tidak diseal saja dratnya ? 😀

Nah, masalah yang terjadi pada motor saya ini tertasi cuma dengan menggunakan seal tape !

Jadi, tanpa penerapan seal tape pada drat baut, oli merembes dari retakan yang ada dan bahkan dari sela-sela ring washer tembaganya.

Tapi ketika saya menerapkan seal tape pada drat baut, tidak terjadi rembesan oli baik dari retakan yang ada, maupun dari sela ring washer tembaga, masalah kebocoran teratasi.

Berikut contoh penerapan seal tape pada baut pengisian lubang pengisian oli gardan motor matic:

Drat Baut Dilapisi Seal Tape

 

Lantas, bagaimana dengan kondisi drat di lubang bautnya ?

Rontok juga bro 😀

Drat Lubang Pengisian Oli Gardan Rusak

Anda mungkin bisa melihat retak yang terjadi benar-benar tembus, bahkan bisa terlihat pada ujung lubang pengisian oli gardan-nya, sehingga secara teknis tidak bisa diseal lagi menggunakan ring washer tembaga !

Drat pada lubang baut pengisian oli gardan sudah sepenuhnya rontok, tapi ternyata baut masih punya sedikit grip, meski tidak bisa dikencangkan lagi, muter terus, ngeloss 😀

Nah disinilah hebatnya seal tape 😀

Tidak cuma menggantikan peran ring washer tembagai sebagai sealer, tapi juga bisa menambah torsi pengencangan baut, yang awalnya ngeloss, jadi bisa dikencangkan lagi, meski tidak bisa sekencang sebelumnya, maklum saja, drat di lubangnya sudah rontok habis.

Saya sudah melakukan uji coba, meski tidak terlalu kencang dengan menggunakan kunci (dalam hal ini saya pakai kunci L), tapi baut itu tidak bisa diputar lagi menggunakan tangan kosong.

Dan saya sudah coba menjalankan motor saya dengan kondisi pemakaian normal bahkan dipacu dengan kecepatan tinggi, baut itu tidak longgar, oli tidak bocor, pokoknya perfect.

Saya jadinya tidak perlu melakukan tindakan oversize lagi 😀

 

Lakukan Pengurasan

Sebelumnya jangan lupa dikuras dulu ya gardannya, agar tidak merusak seal-seal, gear, dan bearing di dalam gearbox/gardan.

Menguras Gardan Motor Matic

Gunakan oli-oli sisa, bahkan bisa saja menggunakan oli bekas, bisa pakai oli mesin biasa, kemudian bilas pakai oli bagus.

Sebaiknya gunakan oli dengan base mineral, karena umum diketahui oli dengan basis mineral lebih mudah membawa serpihan gram-gram ke luar.

Kita akan melihat rontokan drat-nya ketika dikuras di wadah penampungan oli bekas 😀

Gambar dibawah ini adalah contoh serpihan drat yang rontok yang masuk ke dalam gardan, sebagian sudah digiling oleh gear menjadi serpihan yang lebih kecil.

Sebagian drat yang rusak saya congkel keluar pakai obeng min sehingga tidak masuk ke dalam gardan.

Serpihan Drat Lubang Pengisian Gardan

 

Semoga artikel ini bermanfaat 🙂

 


Protected by DMCA ! Protected by Premium Copyscape !

Hi, Bagaimana Menurut Anda ?


Jadilah Pembaca yang Baik dengan cara meninggalkan Komentar pada setiap Artikel Bermanfaat yang sudah dibaca (•‿•)


Komentar adalah salah satu Faktor Penyemangat bagi seorang Blogger, termasuk juga saya. Sebagai bukti bahwa saya tidak sendirian disini, mengingat ada banyak sekali Viewer (Pembaca) Artikel di Blog saya ini. Tolong, jangan pergi begitu saja.


Tinggalkan Komentar Anda disini meskipun hanya sekedar menyapa saya, mari kita bangun Forum Diskusi di Kolom Komentar pada setiap Artikel di Blog ini.


Oleh karena itu, saya sudah menyediakan Fasilitas Comment System terbaik saat ini yakni Disqus Comments System untuk membangun Komunitas Komentator yang lebih Advanced lagi, tidak diperlukan Account Disqus untuk bisa berkomentar disini, Anda cukup memasukkan Nama dan Email saja, tapi saya sarankan untuk memiliki Account Disqus jika Anda sering berkomentar di banyak Blog yang menggunakan Disqus Comment System.

Mungkin Anda juga menyukai



Facebook Comments



Disqus Comments



×
SSL Verified