L

Pengalaman Saya Beralih dari Vape Base Nicotine ke Salt Nicotine !


Bismillahirrohmanirrohim


Smoant Sharon TC218 dengan Druga RDA

Saya sebelumnya adalah “Hyper Active Smoker”, lalu saya beralih ke Vape konvensional seperti gambar di atas, menggunakan Base Nic saja dengan kadar 3 sampai 6 mg.

Ada plus minus tersendiri memang, anehnya, banyak orang yang menganggap Vaping Berbahaya cuma karena Cloud yang dihasilkan sangat banyak, ini berbeda ketika saya menggunakan POD MTL yang meski saya menggunakannya secara DTL (Direct to Lung), tapi cloud yang dihasilkan relatif sedikit. Ya, saya suka DTL dengan menggunakan POD MTL yang saya isikan liquid berSalt Nic 25 mg !

Artinya, ada semacam “Disturbing Visual” ketika melihat orang menyemburkan cloud yang banyak melalui mulut 😀

Ya kan ?, sampai ada kasus dimana di Smoking Area malah dilarang Vaping, usut punya usut, para smoker gk suka liat vaper yang bikin kabut ruangan dan ngeliat banyaknya “asap” yang dihasilkan.

Mungkin di artikel ini akan lebih enak jika saya bahas satu per satu kali yah ?, oke.

 

Berikut yang saya rasakan setelah beralih dari Base Nic ke Salt Nic:

 

Harga Kit Lebih Murah dan Siap Pakai

Kalau sudah ngomongin salt nic, maka tentu saja saya menggunakan POD System, meski sebenarnya bisa saja MOD dengan RDA/RTA/RDTA menggunakan liquid yang menggunakan salt nic, tentu dengan kadar nikotin yang lebih rendah.

Tapi saya disini fokus ke peralihan dari MOD ke POD.

Saya benar-benar pindah ke POD, tidak cuma selingan saja !

Ceritanya, MOD satu-satunya yang saya miliki rusak, chip-nya mengalami kerusakan yang merugikan saya, karena ternyata MOD saya jadi “makan baterai”, sudah banyak baterai yang rusak permanent tidak bisa dicharge lagi karena terjadi semacam short di chip-nya sehingga meski MOD tidak digunakan, dia mendischarge baterai sampai overdischarge, sehingga baterai rusak.

Sialnya, saya telat menyadari itu, saya terlanjur beli dan beli baterai baru terus.

Budget saya pun jadi boros ke pembelian baterai.

Saya tidak bisa all out ke urusan vaping, karena saya baru saja menikah dan punya anak, prioritas saya rendah untuk urusan vaping, tapi saya tidak mungkin untuk beralih lagi ke rokok konvensional karena akan lebih boros lagi.

Kemudian saya memutuskan untuk mencoba menggunakan POD System.

Cuma dengan harga 250rb’an saja, saya sudah dapat semuanya secara lengkap, alias dalam paketan Kit.

Ya memang harga cartridge relatif mahal sektiar 40rb’an di vape store lokal di kota saya, tapi saya bisa dapatkan lebih murah dengan membeli secara online dalam kuanitas yang banyak sebagai stock.

Sampai saya menemukan POD System yang menggunakan RBA System, yakni semacam Coil yang Rebuildable.

Praktis, RBA System jadi solusi yang jauh lebih murah lagi, karena saya bisa ngebuild POD saya sendiri, saya sudah punya toolkit lengkap untuk urusan itu.

Saking murahnya, dengan menggunakan POD, saya tidak perlu ngurusin pembelian baterai lagi, dan memang baterai tanam penggantinya tidak dijual oleh vendor POD bersangkutan, tapi baterainya sangat awet, yang jika pun sudah drop, maka beli POD baru pun tidak masalah, justru menjadi alasan untuk nyobain pakai POD System yang terbaru dan inovatif lainnya.

Menggunakan POD, kita tidak perlu beli Charger untuk ngecharge baterai konvensional, kita bisa ngecharge POD kita menggunakan charger smartphone kita.

Proses charging cepat, habisnya lama !, itu yang saya suka, bahkan ketika baterai habis, saya bisa lanjut ngevape dengan posisi POD terpasang ke charger !

 

Bandingkan dengan vape konvensional yang setidaknya terbagi pada tiga komponen utama yakni MOD, Atomizer, dan Baterai, untuk tiap komponen itu saja, harganya relatif lebih mahal, khususnya MOD, bahkan harga Atomizer saja berada di kisaran 400rb’an, dan baterai yang ada di kisaran 60rb’an bahkan di atas 100rb’an untuk satu baterai saja, sedangkan MOD yang saya gunakan itu menggunakan dua baterai.

Makin kesini, inovasi POD semakin mantap 😀

Terakhir, konsumsi liquid lebih hemat, interval ganti cartridge lebih lama, chain vaping lebih nyaman.


Protected by DMCA ! Protected by Premium Copyscape !

Hi, Bagaimana Menurut Anda ?


Jadilah Pembaca yang Baik dengan cara meninggalkan Komentar pada setiap Artikel Bermanfaat yang sudah dibaca (•‿•)


Komentar adalah salah satu Faktor Penyemangat bagi seorang Blogger, termasuk juga saya. Sebagai bukti bahwa saya tidak sendirian disini, mengingat ada banyak sekali Viewer (Pembaca) Artikel di Blog saya ini. Tolong, jangan pergi begitu saja.


Tinggalkan Komentar Anda disini meskipun hanya sekedar menyapa saya, mari kita bangun Forum Diskusi di Kolom Komentar pada setiap Artikel di Blog ini.


Oleh karena itu, saya sudah menyediakan Fasilitas Comment System terbaik saat ini yakni Disqus Comments System untuk membangun Komunitas Komentator yang lebih Advanced lagi, tidak diperlukan Account Disqus untuk bisa berkomentar disini, Anda cukup memasukkan Nama dan Email saja, tapi saya sarankan untuk memiliki Account Disqus jika Anda sering berkomentar di banyak Blog yang menggunakan Disqus Comment System.

Mungkin Anda juga menyukai



Facebook Comments



Disqus Comments



SSL Verified