Kategori Tutorial

MP Alarm Two Way Versi 2014 VS 2017

Di tahun 2017 ini MP Alarm baik yang One Way maupun Two Way sudah menerapkan Internal Delay Auto Check Engine (Selanjutnya saya sebut Internal Check Engine).

Kalau dulu di versi 2016 ke bawah (2016, 2015, 2014) itu MP Alarm masih perlu pakai Modul Check Engine external atau terpisah yang menggunakan rangkaian khusus untuk bisa menunda kabel Biru (Trigger Relay Electric Starter) dari modul alarm mengeluarkan listrik DC 12V selama 5 detik untuk menyalakan mesin.

Sehingga ketika menyalakan mesin motor melalui remote maka mesin tidak menyala bersamaan ketika kelistrikan menyala yang bersumber dari kabel warna Orange dari modul alarm.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Alurnya: Kelistrikan dulu dinyalakan, jeda sekian detik, lalu Electric Starter dinayalakan sekian detik agar mesin motor menyala.

Modul Check Engine itu pun ada juga yang bisa diatur berapa lama durasi jeda atau delaynya dengan menggunakan Knob/Trimport yang bisa mengaturnya dengan cara diputar menggunakan obeng min kecil secara perlahan.

Secara umum, Modul Check Engine terpisah itu saat ini digunakan untuk Alarm Remote Motor selain merek MP Alarm atau MP Alarm versi lawas yang masih beredar di pasaran (Sisa stock lama), hati-hati terbeli versi lawas 😀

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



MP Alarm Two Way Versi 2017

Ini salah satu “Bug” (Masalah) ketika menggunakan Alarm Remote pada Sepeda Motor, dan sangat mudah diatasi.

Jangan dikira pemasangan alarm remote pada motor itu bisa PnP (Plug and Play) dari pabrikan modul alarmnya, kecuali sudah dimodif oleh penjual sesuai jenis motor masing-masing pembeli.

Nah kali ini saya mau bahas yang ringan-ringan dulu terkait alarm remote ini, soalnya untuk artikel pemasangan alarm remote di motor saya yah sayang sekali tidak bisa saya garap dalam waktu dekat karena saya sebelumnya mengalami musibah yakni seluruh data di smartphone saya terformat/terhapus, termasuk foto-foto project pemasangan alarm remote di motor saya, dan tidak bisa direcovery lagi datanya.

Mungkin nanti akan saya capture lagi fotonya, minimal foto sesudah dipasang, soalnya tidak mungkin kan saya bongkar semuanya lalu pasangin lagi cuma untuk foto dokumentasi ?, haha sebenarnya sih foto itu perlunya cuma untuk pamer hasil kerjaan saya saja :D, soalnya tutorial pemasangan alarm remote di motor sudah banyak banget, tapi versi saya ada perbedaan dari yang lain.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



Honda Vario: Old 125 dan New 150 PGM-FI

Pada Sepeda Motor, tentu untuk urusan Speedometer selalu menggunakan kabel, ada Kabel Analog yang fungsinya untuk menyalurkan putaran roda ke speedometer, ada juga Kabel Digital yang menyalurkan sinyal listrik dari Speed Sensor.

Analog dan Digital disini bukan jenis panel speedometer-nya yah, tapi kabelnya yang tentu saya systemnya, bukan tampilannya 😀

Dan yang namanya kabel, pasti bisa rusak, entah itu “Luka” atau bahkan Putus !

Nah pada sepeda motor injeksi, ternyata kabel speedometer juga bisa putus, tidak hanya pada motor karbu yang notabene masih analog dalam urusan pengukuran kecepatan.

Bedanya jika pada kabel speedometer analog yang rusak rusak, maka speedometer langsung tidak berfungsi lagi, maka pada kabel speedometer digital (Speed Sensor) itu rusaknya bisa bertahap, kendati speedometer masih terkesan berfungsi normal, tapi akurasinya memburuk.

Jadi, rusaknya kabel speed sensor itu bisa bertahap, sedikit demi sedikit. Helai demi helai serabut kabelnya putus sehingga mengurangi daya hantar kabel, hingga pada akhirnya tewas.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



SSL Verified