Android Root

Android baik itu di Smartphone atau di Tablet PC, umumnya dijual dalam keadaan belum memiliki akses Root, dan tidak ada opsi dari Vendor Resmi bagaimana cara meroot Smartphone atau Tablet Android yang diproduksinya, kecuali menyediakan opsi untuk Unlock Bootloader, dsb.

Mungkin sobat semua bertanya-tanya apa sih alasan yang mendasari hal itu ?

Disini saya mencoba menganalisa, berdasarkan pengamatan saya dari pengalaman menggunakan dan bergelut di Dunia Android selama ini.

 

Tentang Akses Root

Pertama-tama, saya ingin mendefinisikan apa itu Root ?

Root adalah User utama dalam Sistem Linux, karena Android menggunakan Kernel Linux, maka Android mewarisi sifat-sifat Linux secara umum. Selebihnya, Android itu Java Virtual Machine (Dalvik).

Root biasa juga disebut “Superuser” karena memang Root memiliki Hak Akses Full pada Andministrasi System (SysAdmin) Linux, yang kalau di Windows disebut “Administrator“.

Istilah Root (Bahasa Indonesia: Akar) pada dasarnya adalah Lokasi Inti (Root Directory) dari Sistem Operasi, bukankah pada Alamat Folder yang kita akses, selalu menggunakan Garis Miring “/” ? , jika pada Windows menggunakan “C:/” maka di Linux menggunakan “/dev/sda*/“, sda* misalnya sda1 pada Linux sama seperti “C” pada Windows, bedanya adalah, Sistem Operasi Linux bisa saja dipasang di sda2, dsb. Dan Garis Miring sesudah Disk Partition Letter tersebut disebut Root Directory.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »