L

Faktanya Sekarang BNI Syariah Sudah Bisa VCN Debit Online


Bismillahirrohmanirrohim


Logo BNI Syariah

Anda yang sudah sampai ke artikel ini saya asumsikan sudah paham apa itu BNI Syariah, apa itu VCN (Virtual Credit Number) dan apa itu BNI Debit Online.

Jadi ceritanya saya kemaren merasa penasaran karena tidak ada klarivikasi atau informasi resmi dari pihak BNI tentang kelanjutan fitur idaman saya itu.

Karena saya sejak mengganti Kartu Debit (Kartu ATM) saya pada Tahun 2016 tahun lalu pun sudah menanyakan perihal VCN ini.

Dan jawaban pihak Customer Service BNI Syariah di Kantor Cabang Banjarbaru masih sama dengan tahun sebelumnya lagi (2015), bahwa BNI Syariah belum mendukung BNI Debit Online, hanya BNI Konvensional yang mendukung fitur tersebut.

Saya pun pada saat itu mengatakan “Sayang sekali yah bu, padahal VCN adalah solusi halal dan terbaik pengganti Kartu Kredit, dan VCN itu alat transaksi orang kaya sesungguhnya, karena kita tidak ngutang, tapi benar-benar pakai saldo yang real ada di dalam rekening sendiri, saya hanya butuh sebagai International Online Payment Gateway, bukan buat ngutang.” 😀

Oke, saya pun tidak terlalu gimana-gimana, santai saja, tidak komplain, tidak emosi, dan tidak kecewa, apa boleh buat ?

Toh selama ini saya punya solusi lain yakni BitCoin dan VCC (Virtual Credit Card), meski keduanya bukan opsi yang murah karena ada semacam Fee dalam bentuk Persentase dari Provider penerbit VCC dan Provider BitCoin Wallet sesuai nominal Saldo yang ingin digunakan untuk bertransaksi. Makin banyak nominal transaksi, makin mahal Fee atau Biaya-nya.

Berbdeda dengan VCN yang mana Fee-nya itu Flat per Transaksi, berapa pun nominalnya !

Update: Mohon maaf jika ada kesalahan informasi sebelumnya, ternyata VCN juga membebankan fee berupa persentase per nominal transaksi, saya belum mendapatkan informasi berapa persen fee yang dikenakan. Awalnya saya kira fee-nya ya biaya sms banking saja yang dipotong dari pulsa, yakni saat update ini saya buat sekitar Rp 660,-. Saya tidak menghitung pemotongan saldo di mutasi rekening saya, dan ketika saya hitung ternyata tidak sesuai Kurs yang berlaku, yakni lebih tinggi rate-nya. Maka saya simpulkan bahwa transaksi menggunakan VCN juga dikenakan biaya/fee yang dipotong dari saldo di rekening, besarannya masih belum saya ketahui.

 

Lalu sejak saya memutuskan untuk memindahkan blog saya ini dari provider hosting lokal ke provider hosting luar negri, saya pun mulai memikirkan untuk kedepannya gimana nih ?, saya tidak punya Kartu Kredit dan tidak punya Rekening Bank yang nyata-nyata tidak ada masalah dengan VCN-nya, yakni CimbNiaga Syariah. Saya pun tidak tertarik menggunakan Paypal karena Fee-nya bikin kesal.

Saya pun mulai searching lagi mengenai kejelasan VCN ini, dan saya menemukan konfirmasi dari salah satu nasabah BNI Syariah juga di salah satu website, sayangnya saya lupa dimana membacanya.

Intinya ternyata Kartu ATM BNI Syariah yang dia miliki bisa menggunakan fitur VCN dan kartunya sama dengan saya, yakni sama-sama terbitan Tahun 2016, dan itu apakah artinya sejak Tahun 2016 sebenarnya VCN pada BNI Syariah sudah bisa ?. Tapi keterangan dari pihak CS BNI Syariah saat itu pada Tahun 2016 mengatakan tidak bisa.

Kalau saya sih persisnya terbitan Bulan 9, Tahun 2017, artinya sudah 11 Bulan, hampir 1 Tahun saya terjebak pada Opsi mahal yakni BitCoin dan VCC ?

 

Informasi yang Simpang Siur dan Officialy Dinyatakan Tidak Tersedia

Ada yang mengatakan bisa, dan ada yang mengatakan tidak bisa, bahkan pihak CS baik itu di Kantor Cabang, Email, Social Media, dan Call Center, semua menyatakan tidak bisa kalau BNI Syariah, maksudnya BNI Syariah masih belum mendukung VCN.

Tapi hari ini Senin, 21 Agustus 2017, saya konfirmasi bahwa VCN pada BNI Syariah Bisa Digunakan !

Mohon maaf jika tidak ada Screenshoot, karena Handphone yang saya gunakan cuma Basic Phone, bukan Smartphone yang bisa mengambil Screenshoot.

Anda bisa buktikan sendiri, dan kalau berkenan Anda bisa konfirmasi juga melalui form Komentar dibawah artikel ini.

Caranya ketik SMS dengan format: REQ VCN 10000

Dan krim SMS tersebut ke 3346

Angka 10000 adalah Nominal Uang untuk VCN, nominalnya terserah Anda saja, itu hanya sample dari saya, dan perlu Anda ketahui Saldo di Rekening kita terpotong/berkurang sejumlah nominal tersebut hanya jika VCN digunakan. Jadi meskipun Request VCN berhasil tapi kita tidak gunakan ya saldo kita tidak terpotong sedikitpun, hanya pulsa handphone kita yang terpotong untuk biaya SMS 😀

Masa aktif VCN itu sendiri adalah maksimal 1 Minggu (7 Hari) dan bisa digunakan sebanyak 2x Transaksi, dan uang yang terpotong sekali lagi adalah sesuai transaksi yang kita lakukan menggunakan VCN.

Misalnya Anda merequest VCN senilai 1 Juta, tapi Anda hanya menggunaknnya 500 Ribu, maka yang terpotong di saldo rekening Anda hanya 500 Ribu saja. Itulah kenapa jika Anda merequest VCN sebaiknya jangan tanggung-tanggung, apalagi Kurs Dollar bisa berbeda-beda, jangan sampai transaksi gagal hanya karena nominal saldo di VCN tidak mencukupi.

 

Kartu ATM BNI Syariah Saya

Kartu ATM saya adalah Kartu Konvensional dengan Nama (Bukan Instant) terbitan Tahun 2016, tepatnya pada Bulan 9 (September), dan Awalan Nomor ATM-nya adalah 5210.

Jika kriteria diatas sama, maka bisa dipastikan bisa !

Tapi jika berbeda, saya belum bisa pastikan karena tidak ada sample 😀

 

Kenapa Sebelumnya BNI Syariah Tidak Bisa Menggunakan VCN ?

Menurut saya, mungkin saya memang butuh proses untuk Kartu Debit/ATM dengan awalan nomor kartu baru untuk bisa menggunakan fitur VCN. Setiap terbitan Kartu Debit memiliki “Head Number” atau Awalan Nomor tertentu yang mana itu untuk jangka panjang, maka tentu nomor yang baru tidak langsung “Full Feature” kan ?

Karena kita tau sendiri bahwa VCN pada BNI Syariah tidak bisa digunakan sejak BNI Syariah Spin Off dari BNI46 Konvensional, dulu nomor awalan kartu Debit BNI sama dengan BNI Konvensional yakni 5246 dan 5264 karena memang masih menggunakan Kartu ATM yang sama, dan selain itu sudah tidak bisa menggunakan VCN alias BNI Debit Online karena seluruh nasabah baru dan nasabah lama yang mengganti Kartu ATM baru belum bisa menggunakan fitur BNI Debit Online karena memang mungkin masih proses antara pihak BNI Syariah dengan MasterCard selaku penerbit kartu.

 

Bagaimana dengan Kartu ATM BNI Syariah Anda ?

 

Mengenai tutorial bagaimana menggunakannya dan segala hal tentang BNI Syariah Debit Online, sudah banyak blogger dan website yang membahasnya.

 

Update: Request VCN Bisa via e-Banking (Apliaksi SMS Banking, Mobile Banking)

Sekarang untuk request VCN sudah bisa via Aplikasi SMS Banking, sejak awal memang via SMS Banking, tapi kita ngetik manual “REQ VCN Nominal”, kalau sekarang bisa via Aplikasi SMS Banking yang artinya kita tidak perlu menghafal format sms tersebut.

Dan yang lebih mantapnya lagi, sekarang sudah bisa request VCN via Aplikasi Mobile Banking yang artinya tidak dikenakan biaya SMS Premium seperti SMS Banking.

 

Update: Kartu ATM Baru Ber-Chip Juga Mendukung VCN (Debit Online)

Alhamdulillah, karena Kartu ATM (Debit Card) BNI Syariah saya rusak, maka saya membuat kartu baru, dan tentu saja pakai nama (Tercetak nama saya di kartu), ternyata Kartu ATM yang saya dapatkan sudah menggunakan Chip yang kita semua tau bahwa itu merupakan Security Upgrade/Patch dari pihak penerbit kartu agar Debit Card/Kartu ATM menjadi lebih aman dari pembobolan/hacking.

Kartu yang diguunakan masih menggunakan kartu dari MasterCard, jadi saat update ini saya publish, BNI Syariah belum beralih ke GPN (Gerbang Pembayaran Nasional).

Maka selanjutnya tentu saja saya coba bertransaksi menggunakan CVN (Debit Online), dan Alhamdulillah berhasil !

Kenapa saya mesti repot-repot harus test sendiri dulu ?, karena seperti biasa pihak CS (Customer Service) di Kantor Cabang BNI Syariah di kota saya (Tempat saya buka rekening) selalu menjawab Tidak/Belum Bisa ketika saya tanyakan apakah BNI Syariah sudah bisa VCN/Debit Online.

Saya konfirmasikan bahwa Kartu ATM BNI Syariah yang Menggunakan Chip juga mendukung fitur Debit Online alias VCN (Virtual Card Number).


Protected by DMCA ! Protected by Premium Copyscape !

Hi, Bagaimana Menurut Anda ?


Jadilah Pembaca yang Baik dengan cara meninggalkan Komentar pada setiap Artikel Bermanfaat yang sudah dibaca (•‿•)


Komentar adalah salah satu Faktor Penyemangat bagi seorang Blogger, termasuk juga saya. Sebagai bukti bahwa saya tidak sendirian disini, mengingat ada banyak sekali Viewer (Pembaca) Artikel di Blog saya ini. Tolong, jangan pergi begitu saja.


Tinggalkan Komentar Anda disini meskipun hanya sekedar menyapa saya, mari kita bangun Forum Diskusi di Kolom Komentar pada setiap Artikel di Blog ini.


Oleh karena itu, saya sudah menyediakan Fasilitas Comment System terbaik saat ini yakni Disqus Comments System untuk membangun Komunitas Komentator yang lebih Advanced lagi, tidak diperlukan Account Disqus untuk bisa berkomentar disini, Anda cukup memasukkan Nama dan Email saja, tapi saya sarankan untuk memiliki Account Disqus jika Anda sering berkomentar di banyak Blog yang menggunakan Disqus Comment System.

Mungkin Anda juga menyukai



Facebook Comments



Disqus Comments



×
SSL Verified